Langsung ke konten utama

MEGA(ku ingin kau tatap mata ini)

Mega
layaknya awan putih nan merah yg menemani pagi.
Kau diam dingin sesaat ku sapa jari2 tangan mu yg dingin.lemas terkulai.
Ku tatap paras mu.nampak raut mimik mu menyimpan sejuta hal yang tak kunjung ku mafhum.
Mega
tahu kah kau saat ini saat pertama ku menyapa,hati ini terlalu dingin melìhat pandangan mu.
Tatapan mu.tatapan yang jauh melintasi indra ke 5.
Pndangan itu.pandngan yg slalu menjurus ke depan.sekalipun tak pernh ku menatapmu memalingkan pandangan mu thdap ku.
Mega
.ku ingin kau tatap mata ku ini.
Mata yg pnuh pertanyaan thdp tanda tanya dirimu.
Mega
bila kau menjadi lembayung kuning saat fajar menyingsing.
Mata mu masihkah akan serupa saat pagi tlah berlalu..
Kau adalah mega.
Saat pugi kau tngah menyapa sesaat mentari menembus kelopak mata.
Kau adalah mega.
Yg slalu hadir sesaat mata ini di tinggalkan mentari mencari peraduannya.
Mega ku ingin kau tatap mata ini.mata yg slalu menjurus pda mata mu yg menatap ntah kmana..
Mega .

Postingan populer dari blog ini

pemikiran politik tradisionalisme jawa

Soeharto dan Tradisionalisme Jawa dari rizkibulsarra"s weblog I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang “tidak ada studi mengenai politik Indonesia – yang boleh melewatkan Presiden Soeharto sebagai seseorang yang telah mendominasi kehidupan nasional Indonesia selama 30 tahun”. [1] Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk menulis pemikiran Soeharto. Kebudayaan Jawa mempunyai pengaruh bagi Soeharto dalam menjalankan pemerintahannya. Soeharto sangat dipengaruhi oleh akar budayanya yang berasal dari Kemusuk, Jawa Tengah. Hampir sepanjang hidupnya Soeharto tampak tidak tertarik dan juga acuh dengan politik. Namun, ia akhirnya menjadi seorang yang menguasai politik di Indonesia. Dalam menguasai politik di Indonesia dan juga mempertahankan kekuasaannnya, ia menggunakan sistem patronase atau disebut bapakisme . [2] B. Tujuan Tujuan penulisan ini adalah memberikan sedikit gambaran mengenai pemikiran Soeharto yang dipengaruhi oleh Tradision...

PANCASILA DAN BERBAGAI DEFINISI

Review Buku Kaelani klik link dibawah ini  https://docs.google.com/document/d/142IaPq55EThm5V0yfzz-dE0drDFMDc2Lfn9UcIib330/edit?usp=sharing  atau baca selengkapnya pada artikel dibawah ini PENDIDIKAN PANCASILA YURIDIS KENEGARAAN PANCASILA DAN BERBAGAI DEFINISI 1.       Pancasila Secara Estimologis Secara estimologis istilah Pancasila berasal dari Bahasa Sansgekerta kasta Brahmana di India. Menurut Yamin (dalam Kaelani, 1999: 18) dalam Bahasa Sangsekerta perkataan Pancasila memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu: Panca artinya lima , syila vocal i pendek artinya batu sendi atau dasar . Sedangkan syiila vocal i panjang artinya pengaturan tingkah laku yang baik , yang penting atau yang senonoh. Kata-kata tersebut selanjutnya dalam Bahasa Indonesia khususnya Jawa diartikan “susila” yang memiliki hubungan dengan moralitas. Oleh karema itu secara estimologis kata Pancasila yang dimaksudkan adalah istilah Pancasyila dengan vocal ...

Koalisi tiga kaki

Koalisi tiga kaki Oleh yosef nursyamsi Koalisi adalah persekutuan, gabungan atau aliansi beberapa unsur, di mana dalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Aliansi seperti ini mungkin bersifat sementara atau berasas manfaat. Dalam pemerintahan dengan sistem parlementer , sebuah pemerintahan koalisi adalah sebuah pemerintahan yang tersusun dari koalisi beberapa partai. Dalam hubungan internasional, sebuah koalisi bisa berarti sebuah gabungan beberapa negara yang dibentuk untuk tujuan tertentu. Koalisi bisa juga merujuk pada sekelompok orang/warganegara yang bergabung karena tujuan yang serupa. Koalisi dalam ekonomi merujuk pada sebuah gabungan dari perusahaan satu dengan lainnya yang menciptakan hubungan saling menguntungkan.(Wikipedia Indonesia,7 april 2013)secara umum koalisi memiliki tendensi terhadap begabungnya beberapa partai politik terhadap partai politik peserta pemilu yang akan mengusung presiden atau kepala daerah dalam pemilihan umum pr...